BKD BID I (30)
BKD BID II (94)
BKD BID III (12)
BKD BID IV (28)
BKN (99)
MENPAN (109)
UMUM (582)


















<div style="background-color: #092675;"><a href="http://news.rsspump.com/" title="rsspump">news</a></div> Selamat Datang Di Website BKD Kota Samarinda



Beranda » UMUM » Disdik - Discapilduk Diminta Berkoordinasi

Rabu, 21 Agustus 2013 - 07:42:15 WIB
Disdik - Discapilduk Diminta Berkoordinasi
Diposting oleh : Administrator
Kategori: UMUM - Dibaca: 161 kali

** Tim Mobile E KTP Bidik 103 SLTA

BKD Kota Samarinda (21/08/2013) - Dinas Capil dan Kependudukan (Discapilduk) Samarinda dan Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda diminta Walikota Samarinda H Syaharie Jaang untuk saling berkoordinasi demi menyukseskan program perekaman data E-KTP.

"Sesuai dengan edaran Kementerian Dalam Negeri demi memaksimalkan akurasi data kependudukan nasional dan mengoptimalkan pemanfaatan peralatan, maka bagi penduduk yang berumur di bawah 17 tahun diperbolehkan untuk melakukan rekam sidik jari, iris mata dan pas foto. Untuk langkah awal, kita akan membidik siswa SLTA baik negeri maupun swasta," ungkap Walikota Samarinda H Syaharie Jaang didampingi kepala Discapilduk Samarinda H Jony Bachtiar kepada media ini di ruang kerja Walikota, Selasa (20/8).

Oleh karena itu, lanjut Walikota demi mendukung program jemput bola ke sekolah-sekolah, ia meminta Disdik dan Discapilduk saling berkoordinasi. "Jangan sampai nanti sia-sia. Memasang perangkatnya butuh waktu lama, tapi siswa yang didapat hanya sedikit saja. Ini sia-sia aja. Makanya itu, pentingnya koordinasi," pesannya lagi.

Menurut Jaang, dengan diberlakukannya perekaman terhadap warga yang belum berumur 17 tahun tersebut, akan semakin memudahkan warga sendiri.

Sementara Jony menjelaskan jika sebelumnya batas umur perekaman wajib e-KTP dibatasi hanya untuk 17 tahun ke atas, mulai Juli 2013 perekaman pemula bisa dilaksanakan di umur 15-16 tahun atau 17 tahun ke bawah.

"Ketentuan ini bukan berdasarkan kebijakan pemerintah daerah, melainkan pemerintah pusat yang mengintruksikan jika perekaman sudah dapat diikuti bagi warga negara Indonesia yang belum berumur 17 tahun. Ketentuan tersebut tentulah wajib diikuti oleh pemerintah kabupaten/kota se-Indonesia," tandasnya.

Dikatakannya, perekaman warga pemula di bawah 17 tahun tidak langsung mendapatkan KTP, melainkan hanya sekadar merekam dengan mendata identitas belaka.  Sedangkan e-KTP  tetap baru bisa dicetak setelah dia sudah berumur sekitar 17 tahun. Jadi fungsi utama perekaman di bawah umur 17 tahun tersebut hanya untuk kepentingan perekaman sementara saja.

"Bila mana sudah berumur 17 tahun tinggal mengambil e-KTP saja tak perlu melakukan perekaman ulang. Kecuali jika dilakukan perubahan alamat tempat tinggalnya," tandasnya.

Disebutkan Jony, untuk program didunia pendidikan, sebanyak 103 sekolah akan disasar dengan jumlah 36.226 siswa, baik sekolahnegeri maupun sekolah swasta.

"Beberapa waktu lalu kita juga sudah membidik karyawan di mal-mal maupun di rumah sakit," pungkasnya.

Sumber : Hms 2 (Pemkot Samarinda)



0 Komentar :




Langganan RSS





/ /



816690

Pengunjung hari ini : 289
Total pengunjung : 213232

Hits hari ini : 986
Total Hits : 816690

Pengunjung Online: 2





Bagaimana menurut pendapat Anda tentang website BKD Kota Samarinda ini ?

Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang Baik

Lihat Hasil Poling